• Rektorat Universitas Brawijaya
Berita Terbaru
31.05.2020
Kebijakan pemerintah untuk melakukan "new normal life" yang akan dimulai di beberapa daerah membawa angin segar bagi beberapa sector industry yang sangat terdampak seperti industry pariwisata. Namun pakar komunikasi dan managemen krisis Universitas Brawijaya (UB), Maulina Pia Wulandari, Ph.D justru menyarankan agar industry pariwisata jangan tergesa-gesa untuk beroperasi kembali di masa pemberlakuan new normal life."Industri Pariwisata jangan buru-buru untuk beroperasional. Gunakan waktu satu sampai tiga bulan di awal New Normal Life ini sebagai masa persiapan, masa transisi, dan masa edukasi. Industri Pariwisata harus menghitung dan mempertimbangkan dengan cermat resiko, biaya, dan keuntungan dengan dibukanya kembali dunia bisnis pariwisata," kata dosen Ilmu Komunikasi FISIP UB ini.
31.05.2020
Dibalik kesuksesan kampung tangguh yang saat ini menjadi percontohan Jawa Timur, ada sosok yang menginisiasi pendiriannya, dia adalah Mangku Purnomo SP., M.Si., Ph.D anggota Tim satgas COVID-19 UB.Awalnya Mangku yang didapuk meracik handsanitizer untuk UB itu merasa prihatin dengan pertambahan virus dan permasalahannya yang ikut meluas.Mangku mengakui pandemi COVID-19 yang sulit diprediksi kapan berakhir itu membuat pemerintah dan aparat memiliki keterbatasan dalam mengatasi permasalahan yang ada. Hal inilah yang melatarbelakangi bahwa harus ada upaya gotong royong hingga level kampung atau grass root."Atas dasar itulah saya dan Kol (inf) Zainuddin komandan korem 083 Baladika Jaya membuat kerangka konseptual dibantu oleh para ahli UB bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, ekonomi, politik juga hukum, dan pertahanan keamanan," kata pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil Dekan II FP UB tersebut.
30.05.2020
Jurusan Teknik Informatika (JTIF) menyelenggarakan Halal Bihalal 1 Syawal 1441 H secara daring melalui aplikasi zoom pada Sabtu (30/5/2020). Acara ini diikuti oleh sekitar 60 orang yang terdiri atas jajaran pimpinan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) dan JTIF, dosen serta tenaga kependidikan. Halal Bihalal tetap terasa istimewa meskipun dilaksanakan secara daring, karena dosen JTIF yang saat ini sedang menjalankan tugas belajar di luar negeri juga bisa ikut serta dalam acara tersebut.